Secangkir Kopi Pagi
Pagi, selalu punya cara sendiri untuk menyambut kita. Bagi sebagian atau bahkan banyak orang, kopi adalah bagian penting dari penyambutan itu. Secangkir kopi pagi bukan cuma soal rasa atau kafein
Secangkir Kopi Pagi Read More »
Kumpulan esai dari seorang Jama’ah Maiyah yang memutuskan pulang ke desa dan memulai babak baru dalam kehidupannya karena energi lagu “Apa Ada Angin Di Jakarta”
Pagi, selalu punya cara sendiri untuk menyambut kita. Bagi sebagian atau bahkan banyak orang, kopi adalah bagian penting dari penyambutan itu. Secangkir kopi pagi bukan cuma soal rasa atau kafein
Secangkir Kopi Pagi Read More »
Di desa saya, ada seorang pekerja keras. Menco, namanya. Ia adalah putra asli desa yang lahir dan besar di sini. Ketika dewasa, ia merantau ke pulau seberang, Kalimantan, untuk mengadu
Menghargai Jejak Abadi Cita-Cita Read More »
Minggu, sekitar jam 3 sore seperti biasa Sanggar Gubuk Sinau menenani adik-adik untuk belajar matematika. Alhamdulillah sore ini cuaca cerah, langit agak mendung tapi cahaya matahari tetap tersenyum menghangatkan. Sudah
Seperti Semut, Kita Merambat Read More »
Apa kabar kawan? sudah berlebaran? Sudahkah merasakan udara damai pedesaan setelah sekian lama paru-paru menghirup udara kota yang penuh hiruk-pikuk duniawi? Ataukah tahun ini memilih menyelesaikan puasa di kota dan
Mudik: Jejak Kembali ke Asal Read More »
Cucuku Bertanya Aku ada Dimana? Cucu : “Lho? Dimana saya ini Kek?” Kakek : “Lho? Kamu sekarang ada di alam dunia Naaak.” Cucu : “Lha, memangnya sebelumnya saya ada dimana
Dialog Imajiner Kakek dan Cucunya Read More »